Senyum itu berpahala……..

Alkisah, ketika Gus Dur masih menjabat presiden dia duduk di halaman rumahnya. Lantaran mendengar suara berisik didepan rumahnya, Gus Dur memanggil anggota paspampres untuk memeriksa ada apa gerangan. Dan bertanyalah mereka ke petugas pengawas galian.
“Ini untuk jaringan serat optik, supaya data bisa disalurkan sampai 2 mega byte perdetik, jadi lebih cepat, Pak. ” jelas pengawas galian.
anggota paspampres segera melaporkan temuannya ke Gus Dur, “Pak Presiden, menurut petugas, itu adalah galian kabel serat optik, nanti 2 mega byte lewat sini tiap detik ”
“Haahh, suruh berhenti !” seru Gus Dur ” Satu Mega saja sudah bikin repot ,apalagi dua ???” kata Gus Dur .


Anakku berusia 5 thn dan baru belajar membaca dan menulis.
“Bu,” suatu hari dia bertanya,” kenapa Ibu bernama LESTARI ?”
“kata nenek, Lestari nama yang bagus ” jawabku dengan nada bangga.
“Tapi ,Bu….kenapa bukan LESPIANO saja ? Ibu kan pernah bilang les piano itu bagus sekali :”


Ketika suamiku ditugaskan keluar negeri, Lori putriku berusia 4 thn. menyatakan keinginannya untuk memiliki adik.
” Wah ide yang bagus sayang” ujarku. ” Tapi bukankah lebih baik bila kita menunggu sampai Ayah pulang kerumah dulu, Lori ?”
tapi Lori punya pemikiran yang terbilang lebih cemerlang ” Kenapa nggak kita buat kejutan besar untuk Ayah saja Mama ????


Tiba tiba hantaman wajan mendarat dikepala pria yang sedang membaca surat kabar. sang isteri yang melakukannya.
“Apa sih kamu ?” bentak pria itu.
“Nih, aku menemukan kertas yang berisi nomor telepon Marilu disaku celanamu.”
“Sayang, waktu itu aku pergi kepacuan kuda, Marilu itu nama kuda betina yang aku jagokan,dan nomor dikertas itu adalah angka taruhannya, sayang !”
sang isteri meminta maaf dan menyatakan penyesalannya.
Beberapa hari kemudian, ketika suaminya kembali sedang asyik membaca surat kabar, sekali lagi dia memukulnya dengan wajan. Kali ini lebih keras lagi.
“Ada apa lagi ?” protes sang suami.
“Kuda betinamu, Marilu, menelepon !”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s